Detail Berita

Surat Edaran Kemendikbud Terkait PPDB Harus Disosialisasikan

Senin, 01 Juli 2019 | Oleh: Humas DPRD Prov
Surat Edaran Kemendikbud Terkait PPDB Harus Disosialisasikan

 

SAMARINDA. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Abdurrahman Alhasni mendorong, pemerintah getol mensosialisasikan Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2019 terkait dengan penyesuaian kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.

Ia khawatir, surat edaran tersebut belum diketahui sepenuhnya oleh daerah yang di Kaltim, khususnya masyarakat pedesaan yang sulit mendapat akses informasi. “Sehingga, perlu peran pemerintah untuk menyebarkan informasi tersebut,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Abdurrahman ini menjelaskan, adanya surat edaran itu menyusul terbitnya Permendikbud Nomor 20 Tahun 2019 sebagai perubahan atas Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru. “Penyesuaian kuota pada jalur prestasi, merujuk pada surat edaran dimaksud, yang semula paling banyak 5 persen dari daya tampung sekolah, naik menjadi paling banyak 15 persen,” bebernya.

Masyarakat juga lanjut dia, harus tahu bahwa penyesuaian juga dilakukan pada jalur zonasi. Dari aturan semula kuotanya 90 persen dari daya tampung sekolah, diperbaharui menjadi 80 persen. “Sedangkan untuk jalur perpindahan orang tua tetap sama, yakni mendapat kuota 5 persen dari daya tampung sekolah,” terang Abdurrahman.

Ia juga berharap kepada orang tua yang memiliki putra dan putri yang berprestasi dapat memasukan anak-anaknya di sekolah-sekolah dekat dengan tempat tinggal masing-masing. “Dengan begitu, para siswa yang memiliki prestasi bagus dapat menyebar di sekolah lainnya,” harapnya.

Untuk diketahui, terdapat tiga jalur dalam penerimaan peserta didik baru tahun ini, yakni zonasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua/wali. Melalui jalur zonasi ini, sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili sesuai zona yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Untuk jalur prestasi merupakan peserta didik berprestasi yang berdomisili di luar zonasi sekolah yang bersangkutan. Penentuan diterimanya peserta didik melalui jalur prestasi ini ditentukan melalui nilai Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) atau Ujian Nasional (UN), serta prestasi atau penghargaan di bidang akademik maupun nonakademik pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.

Untuk jalur perpindahan tugas orang tua/wali merupakan calon peserta didik yang berdomisili di luar zonasi sekolah bersangkutan. Dia mengikuti perpindahan tugas orang tua yang dibuktikan dengan surat penugasan orang tua dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan. (adv/hms6)