Detail Berita

Jadikan Pariwisata Kaltim Prioritas Nasional

Kamis, 16 Mei 2019 | Oleh: Humas DPRD Prov
Jadikan Pariwisata Kaltim Prioritas Nasional

SAMARINDA. Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub berharap pariwisata Kaltim dapat menjadi prioritas dalam skala nasional. Untuk itu dia mendorong pihak-pihak terkait untuk bersama-sama mengembangkan pariwisata Kaltim.

Salah satu upaya untuk mengembangkan pariwisata Kaltim adalah dengan diterapkan empat pilar pembangunan pariwisata. Pasalnya, pembangunan kepariwisataan di Indonesia mencakup empat pilar pembangunan kepariwisataan yakni, destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan. Keempat pilar tersebut merupakan upaya perwujudan azas pembangunan dengan memerhatikan keanekaragaman, keunikan dan kekhasan budaya dan alam, serta kebutuhan manusia untuk berwisata.

Selain itu, pengembangan pariwisata juga harus dilihat dalam satu kesatuan upaya untuk memajukan pariwisata.  Sebab, keempat pilar tak dapat berdiri sendiri-sendiri karena satu dan lainnya saling berpengaruh.

Contohnya, aspek kelembagaan yang dapat memengaruhi semua aspek lain. Begitu juga dengan pengembangan destinasi dan industri yang tentu akan berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pemasaran.

Keempat pilar tersebut mempunyai keterkaitan satu sama lain yang tak terpisahkan. Pada tingkat nasional, pemerintah masih memakai jumlah kunjungan sebagai sasaran untuk mewakili tolok ukur keberhasilan. Meskipun demikian jumlah kunjungan tersebut tergantung kepada bukan hanya keberhasilan pemasaran atau promosi melainkan juga keberhasilan upaya pengembangan destinasi, industri, serta kelembagaannya seperti manusianya, aturan, dan organisasinya.

“Untuk mencapai tujuan pembangunan kepariwisataan secara nasional, keempat pilar memang harus dikembangkan secara terpadu, dan hal ini sangat perlu dukungan dari pemerintah terutama kepala daerah. Sebab melalui kebijakannya kepala daerah dapat mengarahkan dinas-dinas terkait dalam mendukung empat pilar pembangunan pariwisata untuk pengembangan pariwisata Kaltim lebih baik,” ucapnya.

Meski sampai dengan saat ini jumlah wisatawan masih menjadi ukuran keberhasilan, perlu disadari bahwa keberhasilan pemasaran selain tergantung kepada program pemasarannya sendiri, akan sangat tergantung kepada keberhasilan pengembangan program lain yang menyangkut aspek-aspek pada empat pilar pembangunan pariwisata tersebut.

Karena target pembangunan pariwisata Kaltim adalah menjadi destinasi wisata nasional maupun internasional yang berkelanjutan, maka hal ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi industri kepariwisataan sebagai penopang aktivitas wisata untuk berkembang menjadi industri yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi pengusaha/pemilik usaha, tetapi juga bagi pekerja dan masyarakat luas.

“Untuk menumbuhkembangkan suatu sistem kelembagaan yang ditopang oleh sumber daya manusia yang kompeten, maka perlu adanya segera regulasi yang ditegakkan secara efektif. Salah satunya seperti Perda Provinsi Kaltim tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kaltim 2016-2026,” tuturnya. (adv/hms3)