Detail Berita

Ketua DPRD Kaltim Minta KEK Maloy Prioritas

Rabu, 13 Maret 2019 | Oleh: Humas DPRD Prov
Ketua DPRD Kaltim Minta KEK Maloy Prioritas

BALIKPAPAN. Ketua DPRD Kaltim Syahrun HS berharap agar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy menjadi prioritas dalam pembahasan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Regional II Tahun 2019 di Gran Senyiur Balikpapan. Hal itu disampaikan Syahrun usai mengikuti pembukaan Rakortekrenbang,Senin (11/3) yang dalam agenda rapatnya  membahas koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah guna mempertajam Perencanaan Pembangunan.

Politikus Golkar ini menerangkan bahwa prioritas pembangunan pada KEK Maloy dimaksudkan  agar kawasan industri di Kalimantan Timur dapat segera tumbuh sesuai rencana. “Sehingga perekonomian di Kaltim secara otomatis ikut tumbuh secara signifikan dan dapat menekan angka pengangguran,” kata Syahrun.

Tak hanya itu, Politikus asal Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara dan Kutai Barat ini juga berharap  agar Ring Road Tiga Berambai yang merupakan akses menuju Bandara APT Pranoto dapat terhubung dengan baik.

Acara yang juga dihadiri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro tersebut dalam sambutannya, ia memberi masukan mengenai kepentingan bidang perencanaan pembangunan. Dia mengingatkan agar daerah lebih memperhatikan peningkatan daya beli rumah tangga dan investasi dalam merumuskan perencanaan pembangunan daerah.

“Kita harus memperhatikan kepentingan ini. Sebab pertumbuhan ekonomi berada di posisi 5,17% didominasi konsumsi rumah tangga dan investasi. Artinya kalau mau pertumbuhannya terus meningkat, tingkatkan dua hal itu,” ujarnya.

Menurutnya, daya beli konsumsi kebutuhan pokok masyarakat menjadi penentu pertumbuhan ekonomi karena berdampak inflasi. Saat daya beli rumah tangga terjaga tidak akan memicu inflasi daerah yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Investasi penting, lanjut Bambang, karena menciptakan lapangan kerja. Ketika investasi tinggi, maka lapangan kerja semakin terbuka sehingga diharapkan angka kemiskinan semakin menurun. (adv/hms5)