Detail Berita

Veridiana Minta Pansus Perkebunan dan Pertambangan Segera Dibentuk

Selasa, 05 Februari 2019 | Oleh: Humas DPRD Prov
Veridiana Minta Pansus Perkebunan dan Pertambangan Segera Dibentuk

SAMARINDA. Melalui forum rapat terbuka yaitu Rapat Paripurna ke-6 DPRD Kaltim, Senin (4/2) Anggota DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang meminta agar Pansus DPRD Kaltim terkait masalah Perkebunan dan Pertambangan segera dibentuk.

Hal itu disampaikan Politikus PDI-Perjuangan saat dirinya menyampaikan interupsi disela rapat. Pentingnya pembentukkan pansus tersebut mengingat masalah pertambangan dan perkebunan seperti aktivitas kelapa sawit dan batu bara sudah sangat mengkhawatirkan. “Mulai dari penggunaan jalan umum untuk aktivitas hauling hingga masalah lubang tambang. Selain itu masalah ini juga telah dibahas bersama Dinas terkait, sehingga harus ditindaklanjuti,” kata Anggota Komisi III DPRD Kaltim ini.

Seperti diketahui sebelumnya Komisi III telah melakukan Hearing dengan Dinas Perhubungan Provinsi, Dinas Perhubungan Kabupaten dan BPJN XII. Pertemuan tersebut membahas masalah kerusakan jalan akibat pengangkutan CPO oleh perusahaan sawit di sepanjang 56 kilometer jalan dari SP Blusuh, Kutai Barat hingga perbatasan Kalimantan Selatan. Perusahaan sawit tersebut yaitu, PT Kutai Agro Lestari, PT Ketapang Agro Lestari, Borneo Citra Persada Jaya, PT Citra Palma Pertiwi pengankutannya akan dibatasi.

Dalam kesepakatan juga disebutkan bahwa selama satu tahun kedepan harus dilakukan pengaturan frekuensi dan tonase lalu lintas operasional angkutan perusahaan sawit. Pegaturan diserahkan kepada Dinas Perhubungan Provinsi dan Dinas Perhubungan Kabupaten serta instansi terkait dan dibantu pula oleh masyarakat Bentian Besar. Nantinya dengan waktu satu tahun tersebut, setelah itu perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah tersebut tidak lagi diperbolehkan menggunakan jalan umum atau jalan nasional. Sesuai aturan mereka harus menggunakan jalan khusus atau jalan alternative untuk setiap kegiatan operasional angkutan sawit. (adv/hms5)