Detail Berita

Akses Jaringan Komunikasi Terbatas

Selasa, 07 Agustus 2018 | Oleh: Humas DPRD Prov
Akses Jaringan Komunikasi Terbatas

SAMARINDA. Sulitnya akses komunikasi di daerah-daerah pedalaman dan pesisir Kaltim mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu. Menurut dia, sejumlah daerah pinggiran Kaltim, penunjang peningkatan pembangunan jaringan telpon masih sangat terbatas.

“Khususnya yang masuk katagori blankspot, diperlukan pembangunan tower telekomunikasi atau biasa disebut Base Transceiver Station (BTS),” sebut pria yang akrab disapa Bahar ini.

Pembangunan masyarakat khususnya di kawasan pesisir Kaltim yang tertinggal, seperti di wilayah pesisir Kukar perlu perhatian. Salah satunya adalah kelancaran akses komunikasi. Anggota Komisi III DPRD Kaltim ini meminta, Pemprov Kaltim melalui Diskominfo Kaltim membangun tower BTS di kawasan tersebut.

“Khususnya desa yang berada di tengah laut, seperti Desa Muara Pantuan dan Sepatin, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Warga sering mengeluh masalah sulitnya jaringan komunikasi,” ujar Bahar. “Selain akses kendaraan yang terbatas, tidak seharusnya juga warga pesisir menderita akibat keterbatasan jaringan komunikasi,” sambung dia.

Selain desa daerah laut, desa yang ada di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kukar juga mengalami persoalan yang sama. Minimnya jaringan membuat sejumlah  masyarakat kerap kesulitan untuk berkomunikasi dengan kerabat.

“Pemerintah harus sering-sering ke daerah terpencil, melihat dan menyaksikan kesulitan warga disana. Jangan sampai ada ketimpangan pembangunan antara perkotaan maupun pedesaan,” tegas Politikus PAN ini. (adv/hms6)