Detail Berita

Hormati Pilihan Rakyat

Kamis, 05 Juli 2018 | Oleh: Humas DPRD Prov
Hormati Pilihan Rakyat

KALTIM KONDUSIF: Anggota DPRD Kaltim Muhammad Samsun (sebelah kiri kedua dari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak) saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Timur dengan tema "Menjaga Kondusifitas Kaltim Pasca Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2018", di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, belum lama ini.

SAMARINDA. Anggota DPRD Kaltim Muhammad Samsun berharap agar semua pasangan calon, hingga tim sukses masing-masing pasangan calon yang mengikuti Pilkada Kaltim 2018 agar siap kalah dan siap menang, serta menghormati apapun pilihan masyarakat.

Demikian disampaikan Samsun usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Timur dengan tema 
"Menjaga Kondusifitas Kaltim Pasca Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2018".

FGD yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, belum lama ini, dihadiri Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak,   seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kaltim, KPU, Bawaslu, pengurus partai politik, akademisi, tokoh masyarakat dan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim.

“Siapa pun yang akan menjadi gubernur harus kita dukung bersama agar bisa membangun Kaltim menjadi lebih maju dan  lebih baik lagi. Kita juga berharap program baik bisa dilanjutkan dan yang kurang baik bisa disempurnakan. Apalagi menyangkut kepentingan rakyat terkait infrastruktur, pendidikan, kesehatan, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, buruh, pegawai negeri hingga nasib pegawai honor,” harapnya.

Walaupun secara umum pelaksanaan pesta demokrasi rakyat Kaltim tersebut berlangsung aman dan lancar, serta tidak terjadi gangguan pasca pelaksanaannya, Samsun tetap menghimbau jika masih ada hal-hal yang menjadi kecurigaan atau dugaan  kecurangan terkait pilkada agar semua pihak tetap berada dalam koridor hukum dan tidak melakukan aksi-aksi anarkis demi keberlanjutan pembangunan Kaltim.

"Jika masih ada yang mengganjal, silakan tempuh jalur hukum. Tapi tentu kita semua ingin kedamaian Kaltim tetap terjaga dan kita tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan saat pilkada. Siapa pun gubernur terpilih hasil rekapitulasi resmi KPU nanti harus kita dukung. Saatnya kembali bersatu untuk Kaltim yang kita cintai bersama," katanya. (adv/hms3)