Detail Berita

Irwan Sebut Pengawasan Minim dan Regulasi Mandul

Senin, 12 Maret 2018 | Oleh: Humas DPRD Prov
Irwan Sebut Pengawasan Minim dan Regulasi Mandul

SAMARINDA – Kecelakaan yang terjadi di turunan Jalan Projakal, Kilometer 5,5, Balikpapan mendapat sorotan Anggota DPRD Kaltim, Irwan Faisal. Menurutnya, insiden ini akibat kelalaian dari petugas lalu lintas di lapangan dan mandulnya Peraturan Walikota (Perwali) 60/2016 tentang Pengaturan  Operasional Angkutan Truk dan Alat Berat.

Disampaikan Irwan, petugas yang berwenang seperti Dinas Perhubungan harus sering-sering melakukan pengawasan di lapangan. “Karena pengaturan lalu lintas itu sudah menjadi tupoksi dari Dishub, jangan cuman di belakang kursi saja,” sindirnya.

Berdasarkan Perwali 60/2016, kendaraan alat berat hanya boleh beroperasi dari pukul 21.01 hingga 05.59. “Regulasinya jelas, kenapa ini tidak jalan. Bagaiman penerapannya di lapangan?,” sebut Irwan.

Ia menegaskan bahwa jalur-jalura rawan kecelakaan sangat perlu dilakukan pengawasan, sehingga kecelakaan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu tidak terulang. “Pimpinan instansi intruksikan kepada bawahannya, kalau tidak diindahkan silahkan ditindak sesuai aturan,” sebut Irwan.

Selain itu, Irwan mengaku pengawasan dari dinas terkait seperti tidak ada. Pasalnya, dari pemberitaan beberapa media menyebutkan, banyak kejanggalan yang terjadi. “Seperti plat nomor polisi kendaraan truk pengangkut peti kemas yang mengalami kecelakaan itu bukan berasal dari Kaltim, buku kir kendaraan juga sudah tidak mati. Bagaimana ini bisa terjadi?” ujarnya. Belum lagi rambu-rambu lalu lintas sangat minim,” sambung dia.

Menurut Politisi Golkar ini, selain memperketat pengawasan, pemerintah juga diharapkan melakukan pelebaran jalan yang dimaksud. Karena memang, badan jalan tersebut tidak sebanding dengan jenis kendaraan yang melaluinya.

“Jika memungkinkan, silahkan diajukan untuk dilakukan pelebaran jalan. Tapi konsekuensinya, pemerintah setempat harus melakukan pembebasan lahan terlebih dulu,” imbuh Irwan.

Tidak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk tetap waspada saat berkendara, karena kecelakaan bukanlah sesuatu yang disengaja. “Paling tidak jaga jarak saat berkendara, jangan juga berkendara terlalu dekat dengan kendaraan lainnya,” saran dia. (hms6)