Detail Berita

Josep Beri Bantuan Sembako Kepada Korban Banjir

Senin, 11 Desember 2017 | Oleh: Humas DPRD Prov
Josep Beri Bantuan Sembako Kepada Korban Banjir

PEDULI : Anggota DPRD Kaltim, Josep, saat memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terkena banjir di Desa Adang Jaya, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Sabtu (9/12) lalu.

SAMARINDA. Banjir yang melanda warga Desa Adang Jaya, Kecamatan Long Ikis, Kebupaten Paser membuat Anggota DPRD Kaltim Josep prihatin. Dalam kesempatannya melaksanakan reses atau serap aspirasi, Ia menyempatkan diri memberikan sejumlah bantuan sembako kepada masyarakat setempat, Sabtu (9/12) lalu.

Dikatakan dia, Kecamatan Long Ikis masuk dalam zona darurat banjir. Warga setempat berharap ada bantuan secepatnya dari pemerintah daerah. Apalagi daerah tersebut kata Josep sudah sepekan lebih terendam banjir. “Akbatnya, sejumlah kegiatan masyarakat terganggu. Juga masyarakat yang mayoritas petani harus mengalami kerugian yang cukup besar,” ujarnya.

Menurut dia, penanganan banjir di kawasan Long Ikis dan sekitarnya seolah jalan di tempat. Banjir masih menjadi momok warga setiap musim hujan. Berbagai upaya penanggulangan banjir dari tahun ke tahun sepertinya mubazir. “Apalagi di desa itu ada sekitar 3 RT dan 200 lebih kepala keluarga yang terendam air,” sebut Politikus Gerindra ini.

Selain banjir, Josep juga menyoroti sarana dan prasarana jalan yang masih banyak rusak. Sehingga, ia meminta kepada pemerintah melakukan percepatan pembangunan. “Khsususnya jalan di daerah KM 38 menuju wilayah Petung, Kabupaten PPU. Termasuk perbaikan jembatan yang sudah mulai tidak layak untuk terus dilalui kendaraan,” tutur dia.

Termasuk masalah pertanian mewarnai hasil serap aspirasi Anggota Komisi I DPRD Kaltim ini.  Dalam kunjungannya, Josep menerima keluhan warga Desa Semoi II, Kecamatan Sepaku, terkait tidak stabilnya harga hasil pertanian, seperi merica dan minyak nilam.

Dalam kesempatan itu ia berharap dengan hadirnya Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) yang berada di Kabupaten PPU, dan salah satu unit usahanya di daerah Sepaku, dapat menjembatani dan menfasilitasi kerja-kerja petani guna meningkatkan nilai tambah dari produk petani. “Bukan lagi melalui pihak ketiga, tetapi dikelola secara gotong royong demi kesejahteraan bersama,” tandasnya. (hms6)