Detail Berita

Wujudkan Samarinda Yang Lebih Tertata

Kamis, 09 November 2017 | Oleh: Humas DPRD Prov
Wujudkan Samarinda Yang Lebih Tertata

SAMARINDA. Sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Timur kita semua tentu berharap Samarinda khususnya serta kabupaten/kota lain di Kaltim memiliki pengelolaan tata kota yang baik.  Oleh sebab itu tak ada salahnya belajar dari kota yang telah memiliki pengalaman dalam hal tata kota. Demikian disampaikan Politikus PDI Perjuangan asal Dapil Kota Samarinda Edy Kurniawan. Politikus yang perduli akan kemajuan ibukota Kaltim ini mengimbau agar Pemkot Samarinda belajar dari  daerah lain yang sudah berhasil menerapkan beberapa program dan pola tata kota.

Edy mencontohkan misalnya Kota Balikpapan, Samarinda bisa belajar dari program yang dimiliki kota tersebut. Menurutnya penataan kota harus diatur agar bagaimana kota tersebut ditata sedemikian baik hingga memberi dampak positif pada banyak hal lain. Misalnya soal lalu lintas, kemudian mendapatkan beberapa penghargaan atas jerih payah tata kota Balikpapan.

"Kebersihan sebuah kota menurutnya bukan hanya sekedar bagaimana pemerintah menjalankan program kebersihan dengan rutin membersihkan jalan dan sekitarnya. Namun tentang bagaimana kesadaran setiap individu untuk bersama-sama menjaga kebersihan hingga menularkan kebiasaan tersebut bagi setiap pendatang yang berada di kota ini," kata Edy.

Tak hanya itu, ia menyayangkan masih adanya kendaraan alat berat yang melintas jalanan justru mengotori jalan karena muatannya seperti tanah jatuh ke jalan entah karena melebihi muatan ataupun kendaraannya yang penuh lumpur sehingga mengotori jalanan. "Yang benar adalah sebaiknya bila muatan terhambur dan mengotori jalan mereka wajib membersihkan. Untuk memantau ada petugas kebersihan yang memonitor. Untuk kemudahan memantau rotasi jalur kendaraan alat berat harus diatur tegas," imbuhnya.

Selain itu terkait jam buang sampah juga harus dipatuhi, sebab aturan ini juga berperan serta. Edy  juga menuturkan, selain aturan yang tegas tersebut akan berat tata kota yang bersih dapat tercapai tanpa kesadaran dari masyarakatnya sendiri. "Jika perlu aturan tegas dengan konsekuensi sanksi dan diingatkan dengan cara disetiap tong sampah dituliskan aturan jam pembuangan sampah berikut sanksi seperti denda. Sehingga warga setiap saat membaca dan diingatkan," sebutnya. (hms5)