Detail Berita

Situs Sejarah Aset Daerah

Kamis, 09 November 2017 | Oleh: Humas DPRD Prov
Situs Sejarah Aset Daerah

Samarinda. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Muhammad Adam mengatakan bahwa situs sejarah adalah aset budaya dan pariwisata daerah yang memiliki nilai jual tinggi untuk meningkatkan pariwisata dan memperkuat budaya suatu daerah dan menambah pendapatan daerah. 

Dicontohkannya, sebagaimana daerah seperti Yogyakarta yang banyak pendapatan asli daerahnya melalui pariwisata peninggalan sejarah dan budaya. Bahkan membuat gebrakan dengan membuat kantor perwakilan provinsi di luar negeri guna mempromosikan daerahnya.

“Dengan melestarikan dan menghidupkan kembali situs sejarah maka tidak hanya akan mendatangkan pendapatan bagi daerah melalui objek pariwisata,  melainkan sekaligus akan membuat generasi penerus mengenal dan tidak akan menghilangkan jati diri daerah asalnya,” kata Adam.

Politikus Hanura ini berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap situs-situs sejarah di Kaltim. Sehingga tetap bisa menjadi aset daerah dan tidak telantar menjadi peninggalan kuno. Adapun situs bersejarah yang wajib diperhatikan adalah keraton-keraton yang sampai saat ini masih ada di berbagai kabupaten di Kaltim.

Salah satunya adalah Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara, Keraton Kesultanan Sambaliung dan Keraton Gunung Tabur di Kabupaten Berau, Keraton Kesultanan Bulungan, dan Keraton Kesultanan Paser  yang kurang dimaksimalkan.

"Padahal, situs sejarah itu adalah bukti nyata perjalanan sejarah masa lalu yang perlu dilestarikan menjadi cagar alam budaya. Jangan sampai daerah kehilangan identitasnya," ujarnya.

Mengenai tingkat pengetahuan dan pemahaman generasi muda akan  budaya, dewasa ini dinilainya kian luntur. Bahkan dikhawatirkan generasi muda tidak mampu sama sekali memaknai nilai-nilai sejarah dan budayanya sendiri.

 “Oleh karenanya dituntut peran aktif dari pemerintah,” tegasnya. (hms3)