Detail Berita

Wakil Rakyat Perjuangkan Pengadaan Tandon Untuk Warga Pesisir

Senin, 30 Oktober 2017 | Oleh: Humas DPRD Prov
Wakil Rakyat Perjuangkan Pengadaan Tandon Untuk Warga Pesisir

Serah Terima : Camat Anggana, Norhairi disaksikan Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu (tiga dari kanan) menyerahkan 130 tandon air melalui bantuan keuangan yang bersumber dari APBD Kaltim 2017, untuk Desa Sepatin, Kamis (26/10).

SAMARINDA. Menanggapi keluhan Masyarakat Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, akan kesulitan memperoleh air bersih. Pemprov Kaltim, melalui bantuan keuangan akhirnya menyerahkan 130 tempat penampungan air dengan kapsitas 750 liter.

Bantuan yang diberikan melalui kecamatan tersebut diserahkan langsung oleh Camat Anggana, Norhairi, kepada Kepala Desa Sepatin, Mustamin dan disaksikan Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu, Kamis (26/10).

Dikatakan Bahar, sapaan akrabnya, bantuan yang bersumber dari APBD 2017 tersebut diharapkannya bisa mengakomodir keluhan-keluhan Masyarakat Desa Sepatin terkait akan kebutuhan air bersih. “Masyarakat mengaku, untuk memperoleh air bersih saja harus dari air hujan, sedangkan tempat penampungan air mereka terbatas. Dengan adanya bantuan ini, setidaknya warga bisa sedikit terbantu,” terangnya.

Dijelaskan dia, karena Desa Sepatin terdiri dari beberapa pulau dan letaknya di tengah laut, menjadi faktor utama sulitnya mendapatkan pasokan air bersih. Hal ini diperparah karena sumber air tawar sangat minim. “Sangat miris sebenarnya melihat kondisi masalah sosial disana (sepatin, red),” tutur Politikus PAN ini.

Karena itu, ia berharap pemerintah lebih memperhatikan daerah-daerah yang letaknya berada di pesisir. Khususnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kukar. “Tempat penampungan air atau tandon menjadi kebutuhan primer masyarakat yang tinggal jauh dari daratan. Sehingga, sentuhan dari pemerintah sangat mereka butuhkan,” beber Bahar.

Selain tempat penampungan air, ada beberapa kebutuhan-kebutuhan yang dianggap perlu untuk diberikan oleh pemerintah, seperti kapal jenis speed boat. “Khususnya speed boat ambulan. Karena ini sangat diperlukan mereka sewaktu-waktu ada yang sakit. Sehingga, memudahkan juga pemerintah desa dalam melakukan mobilisasi dengan pihak kecamatan,” jelas Anggota Komisi III DPRD Kaltim ini.

Terpisah, Camat Anggana, Norhairi mangaku senang bisa mendapat bantuan keuangan hasil dari perjuangan wakil rakyat di provinsi. “Meski jumlahnya terbatas, namun bantuan itu sudah sangat berarti bagi mereka,” bebernya. Ia pun berharap, pemerintah bisa lebih peka terhadap kebutuhan dan pembangunan daerah pesisir Kukar.

Senada, Kepala Desa Sepatin Mustamin mengatakan, bantuan yang lain yang sudah diusulkan diharapkan bisa segera terealisasi. “Karena kebutuhan kita tidak hanya berupa tandon, tapi ada beberapa kebutuhan prioritas yang lain. Seperti kebutuhan kapal dan jaringan untuk mempermudah komunikasi,” harapnya. (hms6)