Detail Berita

Mayoritas Masyarakat di PPU-Paser Keluhkan Jalan Rusak

Senin, 11 September 2017 | Oleh: Humas DPRD Prov
Mayoritas Masyarakat di PPU-Paser Keluhkan Jalan Rusak

SAMARINDA. Terdapat 19 Desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser mengeluhkan buruknya infrastruktur Jalan di desa mereka. Hal itu terungkap saat juru bicara Daerah Pemilihan (Dapil) PPU-Paser Hermanto Kewot membacakan hasil laporan gabungan reses atau penyerapan aspirasi masyarakat pada Rapat Paripurna ke-XXIV DPRD Kaltim, Kamis (7/9).

Disampaikan Politikus PDI-Perjuangan ini bahwa jalan dan jembatan merupakan prasarana yang sangat penting bagi penunjang sarana angkutan darat. Sesuai dengan fungsinya, kondisi jalan sangat mempengaruhi kelancaran hubungan dari satu wilayah ke wilayah lain.

Sebab kondisi jalan yang kurang baik atau rusak dapat mengakibatkan suatu wilayah menjadi terisolir dan perkembangannya tertinggal dari daerah lain. “Saat reses, kami banyak menerima keluhan masyarakat mengenai infrastruktur, terutama masalah jalan. Seperti jalan penghubung yang kondisinya rusak parah, belum terbukanya jalan sampai ke perkebunan atau lahan pertanian warga hingga jalan yang becek seperti bubur pada saat hujan,” tuturnya.

Adapun 19 desa di Kabupaten PPU dan Paser yang mengalami kerusakan infrastruktur jalan yaitu Desa Gunung Intan, Desa Sepan, Desa Sumber Sari, Desa Labangka Barat dan Desa Gunung Makmur di Kecamatan Babulu, Kelurahan Nipah-Nipah dan Desa Sungai Parit  di Kecamatan Penajam, Desa Muara Langon di Kecamatan Muara Komam serta Desa Petangis dan Desa Pengguren Jaya di Kecamatan Batu Engau.

Selanjutnya, jalan rusak juga terjadi di Kelurahan Long Kali, Desa Petiku di Kecamatan Long Kali, Desa Muara Pasir Kecamatan Tanah Grogot, Kelurahan Maridan, Desa Rejo Mulyo dan Desa Semoi di Kecamatan Sepaku, serta Desa Pejala dan Desa Kampung Baru di Kecamatan Penajam Paser Utara.  

“Hal ini dipandang perlu ditindak lanjuti mengingat sarana infrastruktur jalan merupakan kebutuhan vital masyarakat. Karena dengan infrastruktur yang baik, dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Adapun Anggota DPRD Kaltim yang juga tergabung di Dapil PPU-Paser, yaitu Andi Faisal Assegaf, Azhar Bahruddin, Sandra Puspa Dewi, Muspandi, Syarifah Masitah Assegaf dan Josep. (hms3)