Darlis : Polisi dan Dishub Harus Tegas

Insiden Buldoser Terguling di Tengah Jembatan Mahakam

SAMARINDA. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, HM Darlis Pattalongi meminta polisi dan Dinas Perhubungan Samarinda bertindak tegas melarang truk-truk bermuatan alat berat melintas di Jembatan Mahakam dan mengarahkannya ke Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), sehingga kejadian buldoser  terguling di tengah Jembatan Mahakam, Selasa (24/1) tadi tidak terulang kembali.

"Tegas, larang semua truk bermuatan alat berat melintas di Jembatan Mahakam. Arahkan semua melewati Jembatan Mahulu, sehingga insiden seperti buldoser terguling tidak terulang lagi," kata Darlis Pattalongi, Rabu (25/1) kemarin, menanggapi insiden buldoser terguling di tengah Jembatan Mahakam yang menyebabkan kendaraan roda empat sempat tidak dapat lewat selama berjam-jam.

Sebuah tronton Mitsubishi Fuso bernomor polisi DA 9037   TD yang mengangkut buldoser dari arah Balikpapan mengalami kecelakaan di tengah Jembatan Mahakam, Selasa (24/1) sekitar pukul 04.30 Wita.  Saat melintas di tengah jembatan, tronton tersebut bersenggolan   dengan tronton tanpa muatan dari arah berlawanan.

Saat senggolan itulah, rantai pengikat buldoser putus. Alat berat yang   dalam posisi tak seimbang akhirnya terguling. Roda kirinya di aspal,   sementara roda kanan di atas badan tronton.

Insiden persis di tengah Jembatan Mahakam itu menimbulkan kemacetan beberapa   kilometer di kedua sisi jalan pendekat jembatan. Hingga pagi hari, polisi mengalihkan kendaraan dari dan menuju Samarinda kota melalui Jembatan   Mahulu.

"Jangan hanya malam truk-truk alat berat dilarang melintasi Jembatan Mahakam, pagi dan siang hari pun harus diarahkan melewati Jembatan Mahulu. Ini sekali lagi tentu memerlukan ketegasan polisi dan Dinas Perhubungan Samarinda," kata Ketua DPW PAN Kaltim ini.

Menurut politisi asal Dapil III, Kukar - Kubar ini beruntung insiden buldoser terguling itu tidak sampai membahayakan konstruksi Jembatan Mahakam. Kalau itu sampai terjadi, tentu dapat mengganggu roda perekonomian Kaltim. Apalagi pasca ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara, 26 November 2011 lalu, praktis hanya dua jembatan di Sungai Mahakam yang berfungsi, yakni Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahulu.

Mengingat peran vital Jembatan Mahakam bagi arus lalu lintas orang dan barang menuju ke Samarinda dan sebaliknya, politisi yang juga Ketua KAHMI Kaltim ini meminta semua pihak dapat menjaga keselamatan Jembatan Mahakam.

"Caranya harus ada pembagian beban antara Jembatan Mahakam dengan Jembatan Mahulu, sehingga jembatan yang sudah berumur lebih kurang 27 tahun tersebut bisa bertahan lebih lama lagi sebagai prasarana transportasi," kata Darlis Pattalongi. (***)
 
 
 
 

Komisi dan Lainnya

Layanan komisi dan badan lainnya

DPRD Kaltim

Jl. Teuku Umar, Karang Paci 75126. Telp.(0541)273385
info@dprd-kaltimprov.go.id

Jejaring Sosial

Terhubung dengan jejaring DPRD Kaltim