Tim Sukses Pemenangan PON XVIII Kaltim
SAMARINDA.
"Terutama dalam pembinaan atlet-atlet Kaltim yang dikirim ke PON XVIII tahun 2012 di Riau, swasta dan BUMD/BUMN yang menjadi anggota Tim Sukses Pemenangan hendaknya dapat memberi bantuan secara maksimal,"kata anggota Komisi IV DPRD Kaltim asal Fraksi PKS, Ahmad Abdullah, Senin (23/1) kemarin.
Menurut politisi asal Dapil V, Tarakan, Bulungan, Nunukan, Malinau dan Tana Tidung ini, dia mendapatkan informasi partisipasi swasta dan BUMD/BUMN itu dalam membantu sukses atlet Kaltim pada PON XVIII masih minim.
Secara terpisah, anggota DPRD Kaltim yang juga Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim, Andi Harun, menegaskan swasta dan BUMD/BUMN ditetapkan menjadi Tim Sukses Pemenangan PON XVIII Kaltim bukan untuk gagah-gagahan, melainkan agar mereka dapat memberikan kontribusi maksimal dalam pembinaan atlet menuju kegiatan multi event empat tahunan tersebut.
"Seperti pada cabang taekwondo yang saya pegang, perusahaan tambang batubara PT Kideco Jaya Agung sebagai tim sukses pemenangan sampai sekarang nggak jelas kontribusinya apa? Semua keperluan atlet dan pelatih, masih KONI Kaltim dan saya pribadi yang menanggung. Kalau begitu untuk apa ada perusahaan asal Korea Selatan itu sebagai tim sukses pemenangan? Mereka masuk di SK kan gubernur bukan untuk gagah-gagahan," kata Andi Harun dengan nada tinggi.
Dia mendesak gubernur Kaltim melakukan evaluasi menyeluruh keberadaan tim sukses pemenangan dari perusahaan swasta dan BUMD/BUMN tersebut, mengingat waktu pelaksanaan PON XVIII -2012 tidak lama lagi.
"Gubernur harus tegas, kerena mereka selama ini sudah mengeruk kekayaan Kaltim, aneh kalau membantu Kaltim sedikit saja mereka tidak mau," kata Andi Harun. (***)
share




